Blog Personal si Pembelajar Hidup
Untuk batagor pinggir jalan yang harganya cuman 1000 perak/buah sih
gua suka banget sama batagor Lengkong Kecil. Renyah dan gak terlalu
kecil. Tidak kerasa cuman aci, tapi kerasa bata (hehehe) maksudnya baso
tahu
Jualannya siang-siang di Lengkong Kecil Bandung, di deket pertigaan Lengkong Kecil - Karapitan.
Sex… Sex
adalah bukan sekedar aktifitas fisik belaka, namun ada penyatuan tubuh dan jiwa
yang mengikat kedua insan menjadi satu. Sex tidaklah kotor, dia suci dan diciptakan dengan indah.
Dalam berhubungan sex Tuhan hadir di dalamnya memberikan rahmat dan berkat.
Tentunya dengan syarat bila dilakukan in the perfect time and with the perfect
person.
Perfect time= after marriage
Perfect person = wife/husband
wife/husband adalah singular… not plural, maksudnya sex itu very exlusive,
hanya untuk bersama 1 orang saja.
Love….
Love itu tidak mementingkan diri sendiri, tapi memberi diri untuk
membahagiakan pasangan yang kemudian diri kita jadi bahagia karena kebahagiaan
pasangan kita. Dalam hal ini Love berarti Give & Take, barulah cinta
menjadi penuh.
Moralitas…
Adalah suatu hukum Tuhan yang diberikan untuk menjaga kebahagiaan manusia.
Kesucian dan kebahagiaan tidaklah pernah bisa dipisahkan. Tidaklah pernah ada
kebahagiaan sejati tanpa kesucian, dan kesucian sejati selalu menghasilkan
kebahagiaan sejati.
Moralitas adalah hukum Tuhan yang sama seperti hukum gravitasi. Kalau kita
mencoba melawan hukum gravitasi (misalnya dengan terjun dari atas Monas dengan
menggunakan baju Superman
) tentunya tubuh
kita akan hancur akibatnya. Dengan demikian malah akan semakin membuktikan
kebenaran hukum gravitasi tersebut. Siapa yang melawan hukum Tuhan ini sama
juga akan hancur, dan semakin membuktikan kebenaran hukum Tuhan.
Marriage
Love hanya
punya nilai kalau dia exclusive. Cinta jadi tidak berharga bila
seseorang mengatakan I Love You kepada lebih dari 1 orang di suatu
waktu. Exclusive berarti komitmen. Mencintai tanpa memberikan komitmen
akan membuat hampa, sex tanpa komitmen janji pernikahan akan membuat
semua yang melakukannya menyesal seumur hidup mereka.
Abaikanlah
Lust di luar pintu hati Anda, maka Love akan menciptakan alunan musik
sex yang indah dalam marriage yang tinggal selamanya dalam hati Anda.
And marry someone because of who he/she is, not because of what do you want her/him to be.
Banyak orang katanya rela mati demi Tuhannya. Diantara mereka ada yang benar-benar telah mati demi mempertahankan iman, seperti para martir… Ada juga yang cuman di mulut saja, dan akhirnya malah murtad waktu penganiayaan datang. Yang terakhir ada juga yang pengennya mati demi Tuhan, tapi alih-alih mati demi nama Tuhan, malah mati demi kepentingan pemimpin/penguasa yang ‘menumpang’ nama Tuhan.
Yang terakhir ini memang kasian banget… kesungguhan dan ketulusan mereka untuk Tuhan dipergunakan abis oleh para pemimpin mereka untuk menggolkan ambisi atau rencana mereka.
‘Numpang’ nama Tuhan maksudnya, para pemimpin ini sebenarnya punya ambisi pribadi atau punya kepentingan pribadi, namun karena dia ingin didukung oleh massa, dia pakai nama Tuhan. Misalnya, menggunakan nama Tuhan untuk mencaplok tanah milik bangsa lain, atau menggunakan nama Tuhan untuk membunuh lawan-lawan politik. Bisa juga kepentingannya bersifat golongan atau kelompok, namun tujuannya adalah demi kepentingan kelompok tersebut dan sama sekali tidak ada hubungannya dengan kepentingan Tuhan. Yang ini misalnya adalah menggunakan nama Tuhan untuk membantai suatu etnis tertentu yang kebetulan mayoritas beragama berbeda dengan kelompok pembantai, padahal motif utamanya adalah iri atas keberhasilan/kemakmuran etnis tersebut, atau bisa juga karena balas dendam atas perlakuan yang kurang baik dari oknum-oknum dari golongan etnis tersebut.
Adakah Tuhan menginginkan pembantaian suatu etnis/agama tertentu? Tidak pernah… Betapa besar kasih sayang-Nya sehingga Dia malah menginginkan agar semua orang bisa bertobat, berbalik dari jalan yang sesat ke jalan kebenaran. Tentunya tidak pernah ada keuntungan dari pembantaian/pembunuhan manusia dilihat dari sudut pandang ini. Lha Tuhan inginnya orang-orang pada berubah jadi bener kok malah dihabisi…. Harusnya kan dianggap sebagai suatu kesabaran Tuhan kalau orang-orang jahat itu masih hidup. Tuhan sabar kok, kalau umur 40 masih belum mau tobat, siapa tahu umur 70 mau bertobat (kalo masih idup tentunya), masa pengikut-Nya malah menghabisi orang-orang yang diharapkan-Nya untuk bisa tobat….
Sialnya orang-orang yang berpikiran sempit ini mengira dirinya akan dihargai oleh Tuhan karena mereka melakukan hal tersebut demi nama Tuhan. Sebenernya lebih tepatnya tentu mereka ‘numpang’ nama Tuhan. Awas, hati-hati saja, jangan sampai di surga malah dibilang kalau Dia tidak kenal sama kita, walaupun kita udah berbuat semuanya untuk nama Dia.
Film Kingdom of Heaven menceritakan pergumulan dari tokoh utamanya mengenai Yerusalem, apakah mereka berperang untuk Tuhan, ataukah hanya untuk kepentingan penguasa? Memalukan sekali ternyata orang-orang Kristen melakukan perang salib sebenarnya hanya untuk pride, kekayaan, dan tanah. Berapa sebenarnya harga Yerusalem? Kenapa orang-orang harus mati demi suatu tanah dan bangunan fisik yang dapat hancur? Bukankah Allah ada di hati kita masing-masing? Karena kalau Allah yang kita sembah tidak ada di hati kita, berarti Dia bukan Allah, karena Dia tidak mengenal dan tidak mengerti kita. “Yerusalem sebenarnya ada di hati kita,” kata Lord Balian (diperankan oleh Orlando Bloom).